(Obat Basmi Kecoa): Pembalut Herbal Makin Marak di Pakai Perempuan

(Obat Basmi Kecoa) Pembalut herbal terbaik dan berkualitas semakin dibutuhkan oleh para perempuan. Banyak pilihan pembalut herbal, dan salah satunya adalah pembalut herbal berkualitas iN3. Pembalut herbal iN3 sangat direkomdasikan untuk kesehatan mahkota wanita. Pembalut ini gencar dipasarkan melalui pola network agar terjamin kualitasnya. Para pemasarnya pun membidik pasar terutama ibu-ibu lewat arisan atau acara penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah.

Kandungan herbal dengan pengolahan secara bio energi mampu membuat peredaran darah haid semakin lancar. Nyeri haid juga bisa berkurang dengan pembalut herbal iN3 ini. Pembalut herbal ini mengandung bahan-bahan alami seperti (diambil dari sumber : www.in3.co.id) ;

 

Ramuan-ramuan utama:

1. Mai Fan Shi

Menghilangkan kelembaban, menghilangkan bau, menyerap zat-zat racun berbahaya.

 

2. Peppermint

 

Mencegah kram uterus, membantu mengatur siklus haid  yang tidak teratur, membantu mengatasi iritasi kulit.

 

 

3. Bing Pian

 

Menurunkan panas, memperbaiki sirkulasi darah, mengurangi pembengkakan.

 

 

4. Kuai Mu You

 

Membantu mengatasi masalah kulit, stress, membantu mengatasi masalah gangguan sirkulasi.

 

 

 

5. Huang Bo

 

Membantu mengurangi keputihan akibat kelembaban, infeksi saluran kemih, radang vagina.

 

 

 

6. Pu Gong Ying

 

Menghilangkan bengkak dan anti radang, membantu mengatasi infeksi saluran kemih pada wanita.

 

 

 

Dengan bahan alami tersebut, pembalut herbal iN3 berkhasiat mengurangi nyeri haid, membersihkan gumpalan darah dan memperlancar peredaran darah saat haid, menghilangkan bau amis saat haid, mencegah kista, mengurangi kuman dan bakteri keputihan, mempercepat pengeluaran darah saat nifas hingga mencegah kanker leher rahim.

Apabila si pemakai tidak ada masalah serius, saat memakai pembalut ini hanya terasa hangat. Dan apabila punya penyakit serius seperti keputihan atau kista si pemakai akan merasakan gatal-gatal atau panas sebagai reaksi positif bahwa bahan-bahan di pembalut tersebut bekerja. Dan ini bisa sebagai deteksi bagi si pemakai karena kebanyakan orang tidak mengetahui kalau di dalam rahimnya ada masalah kesehatan.

Menurut dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti SpOG, yang kami kutip dari www.health.detik.com, mengaku belum menemukan penelitian ilmiah tentang manfaat dan keamanan pembalut herbal sehingga belum dapat menyarankan ataupun melarang penggunaannya. Kalau memang tidak terdapat keluhan saat memakainya dan memang tidak mengandung zat kimia yang berbahaya, mungkin sebagaimana jamu-jamuan yang terdapat di pasaran boleh-boleh saja dicoba.

“Pasien-pasien saya juga ada yang menggunakannya, ada juga yang bilang gatal-gatal, saya menyarankan kalau kurang cocok dihentikan dulu karena kita tidak bisa melarang,” kata dokter yang berpraktik di Sam Marie Healthcare, RS Hermina Jatinegara dan RS Bunda Jakarta.

Menurutnya, munculnya pembalut herbal bisa jadi sebagai respons karena beberapa pembalut wanita saat ini menggunakan bahan daur ulang yang justru memicu iritasi dan menimbulkan alergi.

dokter lulusan Fakultas Kedokteran UI ini mengungkapkan, idealnya pembalut berasal dari bahan katun karena tidak memicu iritasi. Namun diakui, kemampuan daya beli masyarakat yang rendah membuat pembalut katun kurang mampu dijangkau. Satu pak pembalut berbahan katun rata-rata seharga Rp 50 ribu dengan isi 10 pembalut.

dr Rino Bonti menjelaskan suatu pembalut dikatakan aman jika si pemakai tidak merasa ada keluhan iritasi atau alergi.

Yang tak kalah penting menurutnya adalah jika sedang haid sebaiknya perempuan mengganti pembalut 3-4 jam sekali agar tidak terlalu banyak darah yang menumpuk yang berisiko memunculkan bakteri.

(Sumber : www.health.detik.com)

CARI PEMBALUT HERBAL TERBAIK & BERKUALITAS

KONTAK : GEMI ASIAH 

TLP. 021-68360282, 08567037384

 


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *


− 1 = one

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>